(Explore Malang Part 1) Camping Ceria Di Ranu Kumbolo Gunung Semeru

No comments

Explore ke Malang kali ini adalah hadiah gue setelah wisuda. Seharusnya sih, reward gue wisuda adalah keliling ASEAN. Tapi apa mau dikata, budget gue udah abis untuk ngerjain skripsi sampai berangkat ke Bali segala. Jadi keliling ASEAN nya gue tahan dulu sambil nabung *hiks.

Seumur-umur gue emang belom pernah sih menginjakkan kaki ke Malang. Jadi gue cukup penasaran untuk singgah di Malang. Kebetulan Deby mengajak gue untuk ikut camping ceria ke Ranu Kumbolo yang terletak di Gunung Semeru bersama teman-teman travelingnya. Awalnya juga bukan ke Semeru, tapi ke Gunung Argopuro di Lumajang. Karena pendakian disana ditutup, mau tidak mau bergeser ke Gunung Semeru. Itupun nggak sampe puncak, hanya sampai Ranu Kumbolo. Yaa, namanya juga camping ceria, haha.

(Streetfood Hunter) Makan Nasi Buk Khas Madura "Mbuk Siti" di Malang Yang Legend Banget

No comments

Nggak afdol rasanya kalau jalan-jalan ke Malang melewatkan kulineran. Banyak banget kuliner yang bikin ngiler. Wajib deh cobain menu makan pinggir jalan. Karena makanan pinggir jalan di Malang justru rasanya enak dan otentik. Salah satunya adalah Nasi Buk Khas Madura Mbok Siti. Gue dapet saran dari Kak Wulan untuk cobain salah satu kuliner khas di Malang. Jadi nasi buk ini walaupun katanya khas Madura, tapi justru lebih banyak ditemuin di Malang lho. 

Ranggon Hills : Tempat Wisata Baru di Bogor Yang Instagramable

No comments

Kota Bogor memang cocok untuk mendapat predikat kota wisata. Setiap bulannya selalu ada destinasi baru yang bisa di kunjungi.  Salah satu tempat wisata baru yang sedang hits di Bogor yaitu Ranggon Hills. Bagi wisatawan yang datang dari Jakarta, kalian nggak perlu cuti lama-lama untuk singgah ke sini. Karena tempat wisata ini hanya cukup ditempuh 2-3 jam perjalanan dari kota Jakarta dan sekitarnya.

My Travel Diary : Let's get lost in Singapore

No comments


Waktu gue baru pulang dari Bali, Seminggu kemudian berangkat ke Singapore.
Setdah!! banyak duit lo, Han. SUMPAH
Eitss, tunggu dulu cyiiin. Let me tell you my story

Jadi, setahun lalu Airasia mengeluarkan promo Jakarta-Singapore cuma 600rb pulang pergi. How can you imagine? harga normal tiket Airasia ke Singapore biasanya itu 700rb-900rb lho. Maka dari itu gue langsung kalap dan nanya ke nyokap mau atau tidak pergi ke Singapore, haha. Sering banget nyokap ngomong pengen ke Singapore, dan beliau mengiyakan. Jadi karena ada promo ini, secara niatnya gue langsung bayar jam 12 malem via m-banking haha.

My Travel Diary : Cara Jalan Gembel ke Bali via Darat

No comments

Huaaa akhirnya gue bisa nulis blog lagi setelah berpusing-pusing ria dengan skripsi. Anyway, gue sengaja menyempatkan diri untuk menulis pengalaman gue lagi ke Bali via darat. Perjalanan ini cukup lumayan lama, menyita waktu sekitar 34 jam sih. Tapi seru !

Salah satu alasan gue ke Bali lagi tahun ini karena gue harus sebar kuisioner di Bali untuk data skripsi gue. Kebetulan teman istimewa gue si sayur juga mau mapping (cie ileh) tempat dia nyari data untuk skripsian dia juga. Sungguh niat bukan? masih nyebar pake cara lama dan ngga pake google form? haha. Namanya lagi skripsi, otomatis duit sangatlah terbatas jadinya lewat darat. Bedanya sama perjalanan darat gue sebelumnya, kali ini gue bener-bener start dari Jakarta sampe Bali non-stop. Ok, lets start to read my experience!

Pengalaman Seru Ikut Lomba M-Session 2017 di Universitas Jenderal Soedirman

2 comments

Hello Coy !! Setelah vakum menulis sekitar dua bulan lamanya, gue akan menulis serangkaian pengalaman gue selama mengikuti lomba M-Session 2017 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Jawa Tengah.

Btw apaan sih M-session itu?

Jejak Pendakian Gunung Merbabu Via Jalur Suwanting

2 comments



Pendakian gue ke Gunung Merbabu adalah pendakian yang kedua dalam hidup gue. Fyi, pendakian ke Merbabu ini adalah pendakian yang bener-bener minim persiapan, haha *sumpah jangan ditiru*.

Sebelum pulang kampung emang gue ada keinginan untuk naik gunung, kali aja gitu ke Prau bareng sepupu gue. Lagipula, Jarak dari rumah mbah ke Dieng cuma 2 jam. Karena itulah gue pulang kampung bawa tas carrier. Begonya sih gue ragu-ragu buat bawa jaket gunung Abang gue dan akhirnya nggak gue bawa (jaket gunung kesayangan gua ilang di kampus btw). Gue pun nggak bawa tenda dan sleeping bag asal bawa carrier aja, karena pikir gue bisa pinjem, hehe.

Gue udah dua hari di rumah Mbah gue di Banjarnegara, tiba-tiba salah seorang temen gue chat melalui Wasap buat nanyain carrier. Padahal hari itu udah H-4 lebaran. Nah awal mula cerita ini dimulai

Jalan-jalan Asik Ke Curug Pletuk Banjarnegara

No comments
Keindahan Curug Pletuk


Bukan Hani kalo nggak suka nyari penyakit, HAHA!
.
.
.
.
.

(Explore 2D1N) Main Air di Curug Cipeteuy Plus Camping di Bukit Alesano Bogor

2 comments
Bukit Alesano Pagi Hari
Kuliah semester 6 itu memang sangat berat. Pusing sama banyak tugas. Deadline ini itu, ditambah dengan segala aktifitas luar kampus yang menyita waktu. Untungnya sih, gue nggak separah orang-orang yang suka teriak "aduh udah capek kuliah, pengen nikah aja. lamar adek dooong Bang" Huehehe. Tenang, gue sih nggak selebay itu sodara-sodarah.

Yup, kali ini gue mengajak Liza untuk bertualang bersama gue ke Bogor. Tepatnya bertualang ke bawah kaki Gunung Salak yang masih menyimpan keindahan alam yang belum terekspos seperti Puncak. Tau nggak sih? dibawah kaki gunung Salak banyak bangeeeeeet curug yang bisa dikunjungi. Maka jangan heran, kalo Bogor dicap sebagai Kota seribu curug, karena curugnya buanyak banget dan bagus juga pemandangannya.

(Touring Explore) Keliling ke Pura Besakih - Air Terjun Tukad Cepung - Bukit Campuhan dan Pura Desa Sayan

No comments
Rangga, kamu tau nggak? yang kamu lakukan ke saya itu JAHAAAAT

Lho, cyin? 

Ini blog gue bukan mau review Ada apa dengan cinta,huakaka. Kali ini gue mau sharing tentang "Ada apa dengan Bali Timur dan Bali Tengah". Naaahhh!

Serius deh, ngomongin Bali itu nggak ada habisnya. Setiap jengkalnya selalu ada tempat wisata yang menarik. Dari yang ala ala maksiat, liat bule bikinian, dugem, yoga, relaksasi, alam, laut, gunung, air terjun sampai upacara keagamaan bisa dijadiin daya tarik wisata. Bali kurang keren apa cobak? *mikirkeras* 


Tukad Cepung Waterfall

Catatan Perjalanan : Keliling- keliling di Bali (Part 2)

No comments
Hell yeah, gue hari ini baru menyempatkan waktu lagi buat nulis. Gue harus menuliskan ini sebelum gue lupa hahaha. Disini gue akan menceritakan beberapa destinasi terbaik di Bali, yaitu Tegunungan Waterfall, Goa Rangreng, Water Blow, Pantai Jimbaran, Pantai Seminyak, dan Desa Penglipuran..

Okay, so lets read my experience !

10 Februari 2017

Hari ini gue kelayaban sendirian karena Mba Dwi dan Mas Fajar sedang menikmati short honeymoon-nya di Sanur. Dari gue yang masih goler goler dikasur dan sampai dandan cantik buat ngayab ke tujuan selanjutnya : Tegunungan Waterfall.


Catatan Perjalanan: Tiga Minggu Blusukan Di Bali (Part 1)

No comments

Yippie, liburan telah usai. Kuliah mulai menabuh genderang. Tapi ini waktunya gue untuk menceritakan kisah-kasih selama 3 minggu di Bali, sebelum gue di todong tugas yang membabi buta, #halah. Iye, ampe bego dah gue di Bali lama bener, haha. Padahal mah kurang lama :( dan kurang duit sih.

Selama di Bali, waktu yang efektif untuk bepergian total hanya 2 minggu, dikarenakan awal Februari Bali ujan mulu dan diiringi badai yang memburu. Maklum, saat itu baru saja perayaan imlek. Sempat kedatangan Deby yang  transit di Bali dan stay bareng nunggu flight sampai tanggal 31 Januari 2017. Nah pas banget ujan mulu, jadi dia ga kemana-mana haha. Lagipula, dia udah puas juga ke Flores. Waktu seminggu awal hanya gue gunakan untuk tidur, makan , dan sempet iseng ke pantai terdekat meski diterjang badai, nyahaha. Oh ya, untuk penginapan gue memang tinggal di rumah kakak gue sih. Jadi, gue selama di Bali cuma bayar tiket masuk parawisata dan jajan sendiri.

Perjalanan  (yang gue anggap) gila ini dimulai dari:

(Catper) Hunting 3 Pantai Terindah Dan Tersembunyi Di Pantai Selatan Bali

No comments
Minggu pagi, gue masih sangat ngantuk. Semalam sempat begadang hingga akhirnya gue pergi tidur demi kelayaban. Kebetulan cuaca cukup cerah, sangat bagus untuk pergi ke pantai. Untuk menghindari laut pasang, Gue memutuskan untuk pergi jam 11.30. Tips untuk para traveler, kalo pengen menikmati pantai dengan ombak sedang, maka datanglah ke pantai pada pukul 10.00-14.00. Karena saat sore dan pagi hari air laut pasang.

Pantai Tegal Wangi

1. Pantai Tegal Wangi

Hari Minggu ( 05/02) merupakan hari ketiga gue pergi ke Pantai Tegal Wangi. Gue masih penasaran banget sama bibir pantai tegal wangi. Menurut hasil observasi gue melalui google, pas lagi surut, pantai ini bagus parah. Anyway, Pantai ini merupakan pantai yang masih sepi dengan banyak tebing yang menghiasi pantai. Kebetulan pantai ini dekat dengan rumah abang gue di Jl. Jepun, Jimbaran. Jaraknya hanya 3 km. Karena pantai ini sepi, masuknya nggak bayar sama sekali, parkir pun enggak. Gue cukup bersyukur hari itu tidak terlalu kencang anginnya. maka bibir pantai pun bisa dijamah karena air laut tidak pasang.